MENINGKATKAN
MOTIVASI DAN KERJASAMA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DARING YANG DIKOLABORASIKAN
DENGAN PRAKTIKUM MANDIRI DIRUMAH SECARA BERKELOMPOK.
Oleh:
Lalu Gede Sudarman, S.Pd
SMAN
2 Masbagik
Calon Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Lombok
Timur
A.
Latar
belakang
Sejak adanya virus pandemi COVID-19 yang semakin mewabah memberikan dampak dalam berbagai bidang kehidupan manusia salah satunya dalam bidang Pendidikan. Untuk menghentikan dan memutus rantai penyebaran virus COVID-19 di Indonesia, pemerintah mengeluarkan kebijakan social distancing yaitu pembatasan sosial dengan melakukan aktivitas seperti sekolah, ibadah, dan bekerja dari rumah.
Untuk
mendukung pernyataan pemerintah mengenai social
distancing maka Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)
Nadiem Makarim mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan
Pendidikan Dalam Masa Darurat COVID-19 salah satu poinnya yaitu proses belajar
mengajar dilakukan dari rumah untuk memberikan pengalaman belajar bagi siswa
tanpa terbebani dalam proses kelulusan. Sehingga di Indonesia diberlakukan
sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Fisika
merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada peserta didik jenjang
SMA/MA yang juga harus diajarkan dari rumah. Di SMAN 2 Masbagik pelaksanaan
pembelajaran jarak jauh Fisika (PJJ Fisika) dilaksanakan menggunakan media
Whats App dan Google Class room. Dalam pelaksanaan PJJ Fisika, banyak sekali
kendala yang dialami diantaranya semakin lama motivasi belajar anak makin turun
hal dibuktikan dengan dalam mengikuti
pembelajaran banyak siswa yang terlambat masuk grup diskusi. Ketika diberi
pertanyaan hanya beberapa siswa saja yang merespon pertanyaan yang diberikan guru
kebanyakan siswa masuk ke grup diskusi hanya untuk mengisi absen saja. Siswa
sudah merasa bosan dengan proses belajar daring yang seperti itu-itu saja, selain
itu ada juga peserta didik yang berkomentar bahwa belajar fisika di kelas/
sekolah dengan bimbingan guru secara tatap muka saja sangat sulit untuk
memahami fisika apalagi jika tidak ada pertemuan dengan guru dan hanya belajar
sendiri dirumah.
Berdasarkan
permasalahan diatas terlihat bahwa proses pembelajaran yang sudah dilaksanakan masih
belum mencerminkan merdeka belajar dan masih kurang sesuai dengan yang
diinginkan kurikulum 2013 yaitu Konsep kurikulum 2013 (K-13) pada ruang lingkup
standar kompetensi kelulusan (SKL) telah memberikan ilustrasi pengembangan
metakognisi pada jenjang SMA/MA disamping kemampuan faktual, konseptual dan
prosedural (Kemendikbud, 2013). Untuk mencapai SKL maka proses pembelajaran
harus memenuhi standar proses. Proses pembelajaran hendaknya diselenggarakan
secara interaktif, inspiratif, menyenangkan dan menantang sehingga dapat
meningkatkan prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan kemampuan
peserta didik .
Untuk mengatasi hal tersebut CGP berusaha membuat suatu
aksi nyata yang berjudul Meningkatkan motivasi dan kerjasama siswa melalaui
pembelajaran daring yang dikolaborasikan dengan praktikum mandiri dirumah
secara berkelompok. Tujuan dari pelaksanaan aksi nyata ini adalah membuat
pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa sehingga mampu meningkatkan motivasi
belajar siswa, meningkatkan kemampuan bekerjasama/menanamkan budaya gotong
royong pada siswa. Siswa lebih kreatif dan onovatif dalam memecahkan masalah
yang diberikan berdasarkan potensi yang dimilikinya.
B. Deskripsi Aksi Nyata Yang Dilakukan
Penerapan aksi nyata dengan judul meningkatkan motivasi dan kerjasama siswa melalui pembelajaran daring yang dikolaborasikan dengan praktikum mandiri dirumah secara berkelompok ini dilaksanakan untuk membuat proses pembelajaran jarak jauh fisika (PJJ Fisika) yang sebelumnya monoton dan membosankan bagi siswa menjadi lebih menyenangkan sehingga motivasi belajar peserta didik meningkat. Selain itu kemampuan bekerjasama atau berkolaborasi antar siswa tetap bisa dilaksanakan. Dalam pembelajaran dengan model daring peserta didik pasif kurang aktif kebanyakan siswa hanya hadir untuk mengabsen saja, setelah mengabsen biasanya mereka keluar dan kita kurang bisa memantaunya. Tetapi melalui kegiatan praktikum anak-anak akan dituntut untuk lebih aktif kreatif, kritis dan kolaboratif agar bisa memecahkan masalah-masalah yang diberikan.
Untuk
mewujudkan tujuan yang ingin dicapai dalam aksi nyata ini, hal pertama yang
penulis lakukan adalah menentukan proses pembelajaran seperti apa yang dapat
membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Pembelajaran yang dipilih
adalah pembelajaran daring yang dikolaborasikan dengan praktikum mandiri
dirumah secara berkelompok. Setelah itu peneliti mengemukaan rencana program
sekaligus meminta ijin pelaksanaan aksi nyata kepada kepala sekolah, setelah
mendapat persetujuan dari kepala sekolah, langkah berikutnya yang dilaksankan
adalah mensosialisasikan program kepada rekan-rekan sejawat untuk meminta
dukungan dan berkolaborasi bersama. Sebelum aksinyata dilakukan guru juga
mensosialisasikan program yang akan dilakukan ke peserta didik.
Proses
mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan dilakukan dengan mengajak peserta
didik belajar sambil bermain melalui kegiatan praktikum mandiri di rumah secara
berkelompok. Masing-masing kelompok menentukan sendiri praktikum apa yang akan
dilakukan yang sesuai dengan materi yang sedang dibahas serta membuat video
rekamannya. Praktikum yang dipilih disesuaikan dengan daya dukung dari peserta
didik tanpa memaksa terkait alat dan bahan yang digunakan. Kesepakatan dalam
hal jenis praktikum yang akan dilakukan ,proses dan jadwal pengumpulan tugas
dilakukan di awal pembelajaran. Selama kegiatan berlangsung siswa dapat
berkomunikasi dengan guru mengenai hal-hal yang belum jelas, baik melalui
telpon atau WA.
C.
Hasil
Dari Aksi Nyata Yang Dilakukan
Hasil
yang diperoleh dari aksi nyata ini adalah:
- Guru
dapat mengembangkan inovasi pembelajaran yang lebih berpihak kepada siswa.
- Proses
pembelajaran fisika bisa berlangsung lebih menyenangkan bagi peserta didik
karena peserta didik bisa mendapatkan pengetahun sambil bermain hal ini
dibuktikan dengan testimoni peserta didik setelah melalui pembelajaran.
- Motivasi
siswa untuk mengikuti pelajaran meningkat hal ini dibuktikan dengan meningkatnya
jumlah siswa yang mengikuti kegiatan praktikum di kelompoknya.
- Menanamkan pendidikan karakter menuju Profil Pelajar Pancasila khususnya gotong royong dimana Kemampuan bekerjasama atau berkolaborasi peserta didik meningkat. Hal ini dilihat dari keberhasilan masing-masing kelompok untuk melaksanakan praktikum melalui kerjasama dalam berkelompok untuk memecahkan masalah yang diberikan.
D. Pembelajaran Yang Didapat Dari Pelaksanaan (Kegagalan Maupun Keberhasilan)
Keberhasilan
yang diperoleh dari kegiatan aksi nyata ini adalah guru dapat menerapkan
pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa sehingga dapat meningkatkan motivasi
siswa dalam belajar, mampu meningkatkan kerjasama atau kolaborasi siswa dalam
kelompok untuk memecahkan permasalahan yang diberikan, dan mampu meningkatkan
kreativitas/keterampilan siswa terutama dalam hal pembuatan dan mengedit video.
Kegagalan yang dialami dari kegiatan aksi nyata ini adalah masih ada beberapa siswa yang tidak mengikuti kegiatan praktikum, ada beberapa kelompok yang praktikumnya tidak sesuai dengan permasalahan yang diberikan, ada beberapa kelompok yang salah mengaitkan materi yang dipelajari dengan hasil praktikum yang dilaksankan dan masih ada kelompok yang tidak mengumpulkan video praktikumnya.
E. Rencana Perbaikan Untuk Pelaksanaan Di Masa Mendatang.
Setelah melasanakan refleksi terkait kegagalan dan keberhasilan dalam pelaksanaan program ini maka kedepannya penulis merencanakan beberapa upaya perbaikan dan peningkatan seperti akan menambah kegiatan praktikum yang seperti ini dikarenakan anak-anak lebih bersemangat mengikuti pelajaran. Penulis akan membuat kelompok berdasarkan lokasi tempat tinggal agar siswa-siswi yang tidak memiliki alat transportasi mudah dalam berkumpul sehingga semua siswa bisa ikut melaksanakan praktikum, membuat panduan atau arahan pelaksanaan praktikum yang lebih lengkap sehingga semua kelompok bisa melaksanakan praktikum sesuai dengan arahan yang diberikan, meningkatkan pendampingan kemasing-masing kelompok terutama dalam hal pengaitan materi dengan praktikum yang dilakukan.
F.
Dokumentasi proses dan hasil
pelaksanaan
Beberapa dokumentasi dari kegiatan aksinyata ini berupa foto-foto atau video-video.
a. Menyampaikan rencana aksi dan meminta ijin atasan
No comments:
Post a Comment